Pemikiran Soekarno tentang perempuan--feminisme--- memang masih belum banyak dibahas, tak sebanyak pembahasan mengenai pemikirannya tentang revolusi Indonesia dan pembangunan bangsa ini. Materi yang di bahas dalam buku ini yaitu : tentang (1) Gerakan perempuan sebelum dan sesudah kemerdekaan, 92) Sekilas riwayat perjuangan dan pemikiran Bung Karno, serta (3) Pemikiran Bung Karno tentang peremp…
Buku ini secara komprehenshif menampilkan analisis dan tafsir atas naskah Negarakretagama yang selama ini dijadikan rujukan penulisan sejarah Majapahit. Buku ini melacak secara kronologis penemuan naskah Negarakretagama. Selain itu, kuga membahas latar belakang penulis. Mpu Prapanca dan latar belakang penulisan karya penting ini juga kontroversi seputar isi dan keabsahannya sebagai karya sastra…
Mohammad hatta adalah sosok yang tentu saja sangat fenomenal dalam sejarah bangsa ini. Selain sebagai salah satu proklamator kemerdekaan negeri ini, dia juga adalah pribadi yang intelektual, jujur, sederhana, dan menampakkan komitmennya yang tinggi akan kemerdekaan bangsa ini. KArena itulah, buku ini sangat signifikan ebagai penggugah semangat kita untuk berkarya demi kejayaan bangsa dan negeri…
Buku ini tentu saja tidak hendak melakukan telaah kritis terhadap sejarah MAjapahit. Ia lebih mencoba mendokumentasikan Majapahit "dari dalam", dari kisah dan mitos yang beredar seputar tokoh-tokoh di balik kejayaan Majapahit. Pembaca bisa menikmati sendiri kisah MAjapahit, langsung dari dua sembernya yang terpercaya, Nagarakretagama dan PAraraton. Terlepas dari kekurangnnya, dua karya ini memi…
Koto Gadang, nagari di Barat Bukittinggi, di seberang Ngarai Sianok, sangat kuat mempertahankan adat. Akan tetapi, dalam waktu bersamaan Koto Gadang merupakan daerah pertama yang membuka diri terhadap pengaruh luar, khususnya pengaruh BArat melalui sekolah berbahasa Belanda. Inilah satu-satunya fenomena pembaruan sosio-kultural di Nusantara yang terjadi pada masa kolonial abad 19 dan 20.
Buku ini terdiri dari 9 bab pembahasan, yaitu : (1) Masa Pendudukan Jepang, (2) Disekitar proklamasi kemerdekaan, (3) Lahirnya Demokrasi Liberal, (4) Kabinet Hatta dan Peristiwa Madiun, (5) Perubahan sikap Belanda, (6) Aksi militer Belanda yang kedua, (7) Konfernsi antar Indonesia, (8) Konfrensi Meja Bundar, (9) Negara Republik Indonesia Serikat.
Buku ini dibagi kedalam tiga bagian. Pertama, adalah analisis terhadap pidato-pidato Jahja. Kedua, adalah pidato Jahja menurut ejaan yang berlaku saat ini. Pidato ini disalin sesuai dengan naskah aslinya dalam Handelingen Volksraad. Namun berbeda dari aslinya, kami memberikan tema tertentu sesuai isi pidato Jahja semata-mata untuk memudahkan pembaca. Ketiga adalah pidato Jahja tentang pengguna…
Buku yang disusun sebagai ensiklopedi ringkas ini, dapat dijadikan dasar untuk memahami kehidupan manusia di amsa lalu. Dengan memuat lebih dari seribu entry mengenai tokoh, peristiwa, tempat, dan benda-benda serta berbagai hal lain yang berkaitan dengan sejarah, buku ini menghadirkan semacam "pintu" untuk mempelajari masa lalu.